Tanaman Penutup Tanah untuk Kelapa Sawit di Kalimantan, Indonesia
Untuk kelapa sawit Kalimantan, penutup tanah awal adalah prioritas: banyak blok yang belum dewasa atau baru ditanam di lahan yang telah dibuka dan sering kali bergambut, di mana penutup legum yang cepat mengendalikan erosi, mengikat nitrogen, dan melindungi tanah yang terpapar sementara kanopi tumbuh. Pelopor yang cepat memberikan penutup yang cepat, kemudian legum yang kuat dan berumur lebih panjang melanjutkannya. SoilBoost EA mendukung struktur tanah dan retensi nutrisi di tanah-tanah ini.

Sekilas
- Wilayah: Kalimantan adalah wilayah kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia, meliputi Kalimantan Tengah, Timur, Barat, dan Selatan
- Campuran Perkebunan: penanaman yang signifikan belum dewasa dan baru, area gambut yang luas, dan lahan terbuka yang telah dibersihkan
- Mengapa penting: penutup tanah awal selama pembentukan kanopi, pengendalian erosi dan aliran permukaan di lahan yang telah dibuka dan miring, pengikatan nitrogen, dan penekanan gulma
- Pelopor cepat: Calopogonium mucunoides (CM) untuk penutup awal yang cepat, 4 hingga 6 kg/ha
- Legum inti: Pueraria javanica (PJ) 4 hingga 6 kg/ha; Mucuna bracteata (MB) disemai di pembibitan dengan sekitar 320 bibit/ha
- Tahan naungan untuk penutupan kanopi: Centrosema pubescens (CP) 3 hingga 4,5 kg/ha; Calopogonium caeruleum (CC) 3 hingga 4,5 kg/ha
- Dukungan tanah: Kondisioner asam humat SoilBoost EA (asam humat, pH 3,84, 0,45% sulfur, berasal dari Leonardite)
Tanaman penutup tanah untuk kelapa sawit Kalimantan
Kalimantan adalah wilayah kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia, meliputi Kalimantan Tengah, Timur, Barat, dan Selatan. Dibandingkan dengan Sumatra, sebagian besar areanya belum dewasa atau baru ditanam, dengan gambut yang luas dan banyak lahan yang baru dibuka dan terpapar. Di blok-blok ini, mendapatkan penutup legum pelindung yang ditanam lebih awal adalah langkah paling berharga:
- Penutup tanah awal: pelopor cepat menutupi tanah yang terpapar dengan cepat selama bulan-bulan setelah penanaman, ketika tanah paling rentan.
- Pengendalian erosi dan aliran permukaan: penutup hidup melindungi lahan yang telah dibersihkan dan miring, memperlambat aliran permukaan sebelum kanopi menutup.
- Fiksasi nitrogen: legum mengikat nitrogen atmosfer dalam kemitraan dengan bakteri tanah, mengembalikannya ke sistem saat penutup terurai.
- Penekanan gulma: tikar legum yang lebat menaungi gulma dan mengurangi penyiangan manual dan kimiawi.
- Bahan organik: pergantian biomassa yang berkelanjutan memberi makan bahan organik tanah dan aktivitas biologis.
Penutup pelopor cepat untuk blok yang belum dewasa
Pada blok Kalimantan yang belum dewasa dan baru dibuka, kecepatan penanaman sangat penting. Calopogonium mucunoides (CM) adalah pelopor cepat yang berguna karena tumbuh dengan cepat dan memberikan penutup tanah awal yang cepat (tingkat penyemaian 4 hingga 6 kg/ha). Biasanya ditanam dengan legum yang berumur lebih panjang seperti Pueraria javanica (PJ, 4 hingga 6 kg/ha) sehingga, saat pelopor cepat menipis, legum inti yang kuat melanjutkan penutupnya. Mucuna bracteata (MB) menyediakan penutup yang lebat dan persisten serta ditanam di pembibitan dan dipindahkan dengan sekitar 320 bibit/ha, tidak disebar.

Pengendalian erosi dan aliran permukaan di lahan yang telah dibuka dan miring
Lahan yang baru dibuka di Kalimantan terpapar curah hujan tropis yang lebat sebelum kanopi terbentuk. Di lahan miring ini dapat menyebabkan aliran permukaan dan erosi yang signifikan. Penutup legum hidup melindungi permukaan tanah, memperlambat aliran permukaan, dan menahan tanah di tempatnya selama tahun-tahun awal. Menanam pelopor cepat lebih awal, kemudian melanjutkan penutupnya dengan legum yang kuat dan tahan naungan, menjaga tanah terlindungi sejak pembukaan hingga penutupan kanopi.
Pemilihan spesies berdasarkan tahapan
Calopogonium mucunoides (CM): pelopor cepat
CM tumbuh dengan cepat dan memberikan penutup tanah awal yang cepat, menjadikannya pelopor utama di blok Kalimantan yang belum dewasa dan baru dibuka. Tingkat penyemaian: 4 hingga 6 kg/ha.
Pueraria javanica (PJ): legum inti yang kuat
PJ (kudzu tropis) adalah legum inti yang kuat dan banyak digunakan untuk kelapa sawit, dihargai karena biomassa dan kontribusi nitrogennya. Tingkat penyemaian: 4 hingga 6 kg/ha.
Mucuna bracteata (MB): penutup yang ditanam di pembibitan, berumur panjang
MB menghasilkan penutup tanah yang lebat dan persisten. Ini ditanam di pembibitan dan dipindahkan dengan sekitar 320 bibit/ha (sekitar 85 hingga 100 g benih/ha), tidak disebar seperti spesies lainnya.
Centrosema pubescens (CP) dan Calopogonium caeruleum (CC): tahan naungan untuk penutupan kanopi
- Jika memilih salah satu, seluruh halaman akan dimuat ulang.
- Membuka di jendela baru.
Contact Us
We're here to help with your needs
Live chat hours: Mon-Fri, 10 AM - 5 PM (GMT+8)
Closed on weekends & Malaysian public holidays